Apartemen Jakarta Barat Memang Menjanjikan Untuk Keluarga

apartemen jakarta barat

Kecuali kawasan selatan, sisi apartemen di Jakarta barat juga tidak keok saing dalam hal lokasi hunian unggulan keluarga. Ditunjang segelintir fasilitas menarik, menciptakan salah satu kota administrasi ini kian cocok huni.

Mulai dari sentra perbelanjaan kelas atas, rumah sakit taraf internasional, sampai sentra pengajaran seperti IPEKA International, Trinity, Springfield, dan Notre Dame. Sementara di tahapan perguruan tinggi terdapat Universitas Esa Unggul, Bina Nusantara (Binus), sampai Trisakti.

Di samping fasilitas publik, Jakarta Barat juga punya jalan masuk infrastruktur memadai. Setidaknya ada tiga tol yang mengaitkan kawasan ini dengan zona lain di Jakarta, diantaranya Tol Dalam Kota (Toldalkot), Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) W1 dan Tol JORR W2.

Lewat tol JORR W1 dan W2, masyarakat Jakarta Barat dapat merasakan jalan bebas hambatan yang mengaitkan wilayah ini dengan Jakarta Selatan hingga Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta.

“Tak cukup dengan jalan masuk yang ada dikala ini, pemerintah merencanakan pembangunan proyek Light Rapid Transit atau LRT koridor 4 dengan rute Puri Kembangan – Tanah Abang sepanjang 9,3 kilometer. Hal ini malahan telah tertuang dalam Peta Jaringan Kereta Perkotaan Jabodetabek 2020 milik Pemprov DKI Jakarta,” ujar Faizal Abdullah selaku Executive Director Cluny Residence.

Berkaitan tata ruang, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat dikala ini menjalankan program pengembangan wilayah pemukiman dengan mendukung lebih banyak pertumbuhan hunian vertikal. Spot targetnya mencakup zona Kembangan, Kalideres, Cengkareng, dan Kebon Jeruk.

“Sebagai bentuk dukungan kepada program pemerintah setempat, Cluny Residence yang terletak di koridor Kebon Jeruk kami bangun dalam konsep apartemen. Lokasinya strategis, berada di bibir tol Kebon Jeruk 1 yang seketika terhubung dengan Udara Soetta,” imbuh Faizal.

Mengenai situasi pasar terbaru di Jakarta Barat, median harga properti memang sempat stagnan pada tiga kuartal pertama di 2017 mulai dari kuartal I hingga kuartal II. Meskipun semacam itu di tiga bulan terakhir tahun lalu, median harga kembali menampakkan daya kerjanya.

Menyambung popularitas positif yang sudah terjadi di akhir tahun lalu, median harga kembali merangkak naik sebesar 0,43% di kuartal I 2018.

Praktis, membikin harga pasaran untuk properti di sisi barat Jakarta dikala ini berkisar Rp22,83 juta per meter persegi. Median harga ini yakni yang tertinggi semenjak permulaan tahun 2015.

  • Baca Juga : Sewa Apartemen Jakarta Barat