Jangan Minum Air Hujan?

Pergi ke ke luar rumah, berlari-larian bebas dan berdansa di bawah hujan mungkin merupakan salah satu hasrat masa kecil kita yang membahagiakan. Ngaku deh, pasti banyak di antara kalian yang dahulu pernah merengek-rengek pada orang tua supaya dibolehkan bermain di bawah air hujan ‘kan? Sayangnya seiring waktu dan beranjak dewasa, kau mulai merasa takut dan kuatir kehujanan. Takut rambut dan pakaian berair, takut sakit dan sebagainya.

Kebanyakan orang dewasa mulai merasa air hujan itu nggak bagus untuk kesehatan. Ada yang takut kena flu, ada juga yang takut gatal-gatal dikala terpapar hujan. Tetapi sebetulnya apakah hujan itu benar-benar membahayakan untuk kesehatan? Banyak juga yang penasaran, sebetulnya boleh nggak sih kita minum tetesan air hujan? Berikut akan sajikan paparannya secara komplit untukmu di sini!

Baca juga : Harga Penangkal Petir

Walaupun acap kali ‘ditakuti’, faktanya air hujan sendiri sebetulnya tak membahayakan. Lebih tergantung dari tempat mana hujan hal yang demikian berasal
Jikalau ada yang berpendapat air hujan itu nggak bagus kesehatan, sebetulnya sih nggak seberbahaya itu. Hujan merupakan momen jatuhnya spot-spot air dari atmosfer ke permukaan bumi. Nah, diberitakan dari Thoughtco, pada dikala ia berakumulasi di atmosfer, air yang menguap menyusun awan hal yang demikian akan mengangkut banyak kontaminasi dari udara. Itulah sebabnya kau tak direkomendasikan untuk mengkonsumsi air hujan dari tempat-tempat tertentu yang tingkat polusinya benar-benar tinggi dan membahayakan, contohnya minum atau mandi air hujan dari tempat rawan radioaktif seperti Chernobyl atau Fukushima. Jadi yang bahaya itu merupakan apa yang terangkut di dalam airnya, bukan airnya ya!

Bagus atau tidaknya air hujan untuk kulit atau diminum tergantung dari daerahnya, pasalnya zat turunan dalam air benar-benar ditetapkan oleh keadaan setempat
Banyak yang takut air hujan akan berpengaruh buruk pada kulitnya atau air hujan nggak dapat dikonsumsi sama sekali sebab katanya ‘kumal’. Ya, faktanya jikalau hujan hal yang demikian terjadi di tempat yang berpolusi berat seperti contohnya di kota-kota besar yang banyak polusi asap, di tempat yang masih rawan radioaktif atau tempat-tempat industri yang mempunyai banyak pabrik, tentu air hal yang demikian betul-betul membahayakan untuk dikonsumsi sebab air hujan yang menguap ke atmosfer akan mengangkut banyak zat-zat berbisa. Belum lagi dikala ia jatuh, air hal yang demikian akan terkontaminasi udara di sekitarnya.

Jual Penangkal Petir

Beda cerita jikalau kau mandi hujan atau minum air hujan yang mengguyur pegunungan Alpen Swiss yang udaranya masih bersih dan bening, bebas dari polusi udara. Dapat jadi air hal yang demikian pun akan memberikan pengaruh yang bagus bagi kulitmu, sebab air hujan merupakan format air dalam wujud paling murni (dengan catatan tak memperoleh kontaminasi polusi) dan tak basa. Oh iya, air hujan berbeda dari air keran lazim sebab air hujan tak mengandung flouride, garam, dan berjenis-jenis mineral. Air leding lazimnya mengandung klorin (komponen dari pengolahan air leding) padahal air hujan tak.

Banyak desas desus yang beredar tentang alangkah berbahayanya hujan asam. Benarkah hujan asam semengerikan yang disampaikan film atau cerita-cerita orang?
Mungkin banyak yang nggak tahu jikalau segala hujan itu sebetulnya ‘asam’ secara natural dengan rat-rata pH sekitar 5,6 imbas respon yang terjadi antara air dan karbon dioksida. Faktanya, sebetulnya air minum yang lazim kita minum tak benar-benar ber-pH netral kok sebab mengandung mineral yang terlarut. Air hujan asam yang sebetulnya seharusnya diwaspadai dan sebaiknya tak dikonsumsi merupakan hujan asam yang terjadi di sekitar gunung berapi aktif. Selebihnya sih nggak terlalu ‘selebay’ yang kau pikir, hehehehe

Alat Penangkal Petir

Apabila kau tinggal di tempat yang tak terpapar polusi berat, kau benar-benar boleh kok mengkonsumsi air hujan, dengan memandang hal-hal berikut ini sebagai catatan
Minum air hujan aman dikonsumsi, dengan memandang sumber hujan hal yang demikian. Jikalau hujan hal yang demikian terjadi di zona yang tak mengalami polusi berat atau terpapar radioaktif, air hujan dapat dimanfaatkan untuk keperluan sehari-hari. Faktanya, lebih dari setengah populasi dunia mengandalkan air hujan untuk dikonsumsi sehari-hari.

Ada 2 sistem yang dapat kau lakukan supaya air hujan dapat dikonsumsi dengan aman, yang pertama dengan menyaringnya atau merebusnya. Filtrasi dapat menolong buang zat kimia membahayakan, debu, serbuk sari bunga, jamur atau kontaminasi lain. Meskipun merebus air hujan dapat menolong membinasakan kuman faktor patogen membahayakan.

Air hujan sebetulnya nggak hanya dapat dimanfaatkan sebagai sesuatu yang kau konsumsi, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai terapi yang murah meriah
Tidak hanya dikonsumsi secara jasmaniah, tetapi hujan juga mempunyai poin emosionil atau emotional value yang dapat kau manfaatkan lho. Menikmati spot-spot hujan di kulit bisa memberikan kebahagiaan dan orang yang bergembira dan bebas stres besar kemungkinan menerima kulit yang sehat. Jadi jikalau kau menyukai berhujan-hujanan dan bagimu itu dapat mengurangi stres, abaikan saja ketakutan soal faktor kimia ini itu di hujan (selama nggak berada di tempat berpolusi berat ya). Eits, tetapi ingat jikalau berharap hujan-hujanan pastikan badan sedang fit dan segeralah mandi air hangat setelahnya supaya kau nggak terserang flu ya!

Jadi, kini telah tahu ‘kan jikalau kau nggak dilarang untuk mengkonsumsi air hujan? Tetapi dengan catatan caranya semestinya benar ya, menjulurkan lidah untuk minum hujan yang notabenenya merupakan air mentah dikala naik motor terang nggak disarankan, guys!

Pasang Penangkal Petir