Water Regulator Menyimpulkan Investigasi Kepada Tambang Batu Bara

Regulator air sudah menempuh penemuan permulaan dalam investigasinya kepada Tambang Batubara Maules Creek, menyimpulkan dugaan pengambilan air yang melanggar peraturan sedang terjadi di lokasi.

Pada Juni, Regulator Masuk Sumber Kekuatan Alam (NRAR) mendapatkan laporan perihal Tambang Batubara Maules Creek dengan tuduhan pengambilan air mereka yakni menangkap limpasan air permukaan tanpa izin jalan masuk air permukaan yang disyaratkan oleh Undang-Undang Manajemen Air 2000 , dan melebihi hak panennya.

NRAR mengawali investigasi yang rumit dan menyeluruh ke dalam laporan, menyimpulkan ada alasan yang masuk nalar untuk menuduh tambang mengambil air permukaan secara tak legal karena mengotori penyaring air.

NRAR menemukan bahwa tambang tak mempunyai hak yang memadai atas izin jalan masuk airnya untuk diambil di lokasi tambang dan tak termasuk dalam pembebasan lisensi menurut Undang-Undang Manajemen Air 2000.

NRAR berjumpa dengan perwakilan tambang dan memberi tahu penemuan pendahuluan untuk dikomentari. NRAR sedang menelaah alternatif pembatasannya termasuk mendapatkan proposal untuk mengerjakan perbuatan yang bisa ditegakkan atau mengambil perbuatan pidana atau perdata.

Tambang Batubara sudah diterbitkan dengan rancangan arah yang memerlukan pemasangan meter di lokasi-lokasi utama di dalam tambang. Izin jalan masuk air permukaan ketika ini dan di masa depan juga sedang ditinjau untuk mempertimbangkan program pemantauan bisa secara jitu memperhitungkan air permukaan yang diambil di lokasi dengan filter air sumur.

Grant Barnes, Kepala Regulator Regulator, mengatakan NRAR didirikan untuk mempertimbangkan kepatuhan kepada undang-undang air dan mereka tak akan ragu untuk mengambil perbuatan pengendalian yang pas dikala dibutuhkan.

“NRAR sedang mengejar dilema dugaan pengambilan air yang melanggar peraturan ini seperti yang kami lakukan dengan yang lain.

“Tanggung jawab ada pada segala pengguna air untuk mematuhi peraturan dan prasyarat lisensi mereka. Selama masa kekeringan ekstrem, pentingnya melindungi sumber energi air kita yang berharga tak bisa dilalaikan, ”kata Barnes.