Sebuah Sejarah Dari Tangan Palsu

Tangan Palsu Pertama (218-201 SM)
Catatan paling awal dari tangan palsu sendiri ditemukan dan dideskripsikan pada tahun 77 M oleh seorang sarjana Romawi dalam sebuah buku ensiklopedia Naturalis Historia. Namun pada buku tersebut mengatakan bahwa tangan palsu ini masih berupa tangan kayu yang dipakai oleh seorang jenderal Romawi setelah kehilangan salah satu tangannya pada perang punisia kedua (218-201 SM).

Tangan Palsu Besi (1505-1800an)
Tangan palsu yang satu ini adalah salah satu contoh tangan prosthetic awal. Awal pertama kali tangan palsu ini dipakai oleh seorang kesatria Jerman bernama Götz von Berlichingen yang kehilangan tangannya ketika pengepungan di Landshut, Bavaria. Menurut ensiklopedianya, tangan yang diberikan oleh seorang pengrajin ini dapat ditekuk dan diperpanjang secara pasif di metacarpophalangeal, interphalangeal proksimal dan interphalangeal distal sendi, serta ibu jari antarphalangeal jempol. Ketika masa penggunaannya juga, kesatria tersebut dapat memegang kendali pada tangan prostheticnya dan dapat kembali ke pertempuran. Namun bentuk dari tangan palsu ini dibentuk sebagai perpanjangan dari baju perang dan melekat pada baju besi yang diikat dengan tali kulit tebal.

Kunjungi Juga : Harga Kaki palsu

Pada rentang waktu dari tahun 1500-1800an sudah mulai banyak silih berganti modifikasi yang semakin lebih baik dari prototype tangan prosthetic ini, meskipun tujuan dari pembuatannya di awal adalah untuk membantu para kesatria pada jaman itu untuk memegan perisai maupun senjata dalam pertempuran.

Tangan Palsu Prosthetic Modern (1818-sekarang)
Seiring berkembangnya teknologi, konsep dari tangan palsu yang sebelumnya hanya dipakai untuk seorang kesatria di medan perang kini berganti menjadi konsep tangan palsu dengan tenaga tubuh otomatis. Tangan palsu modern ini pertama kali dirintis oleh seorang dokter gigi di Jerman bernama Peter Baliff pada tahun 1818. Dengan menggunakan transmisi ketegangan melalui tali kulit memungkinkan jika perangkat ini dapat membuat otot-otot yang utuh dari trunk dan penyangga bahunya untuk memperoleh gerakan pada perangkat terminalnya yang dipasang pada ujung amputasi. Hal ini juga memungkinkan untuk orang tersebut dapat bergerak lebih luwes seperti tangan aslinya bukan hanya tangan yang menempel pada tubuh.

Sedangkan pada tahun 1860-an, Comte de Beaufort di Perancis mengadaptasi desainnya untuk digunakan oleh tentara-tentara Perancis yang terluka akibat perang dunia. Tali pengikat bahu dengan tali yang diikat ke celana lalu disambungkan kelmbali melalui loop ke aksila kontralateral dan anggota badan yang hilang, memungkinkan orang tersebut untuk memanipulasi ketegangan tali untuk membuka dan menutup kait pegas ganda, atau melenturkan dan memperpanjang ibu jari pada tangan yang sederhana dengan jari menyatu.

Sumber Lengkap : https://www.ottobock.id/id/artikel/tangan-palsu/evolusi-tangan-palsu-prosthetic-dari-masa-ke-masa/

Kunjungi Web Official : https://www.ottobock.id/id/